Minggu, 15 Mei 2011

Pengertian Tentang Anak Indigo dan Karakteristiknya


Definisi anak indigo adalah anak yang menunjukkan seperangkat atribut psikologis baru dan luar biasa, serta menunjukkan sebuah pola perilaku yang pada umumnya tidak didokumentasikan sebelumnya. Pola ini memiliki faktor-faktor unik yang umum, yang mengisyaratkan agar orang-orang yang berinteraksi dengan mereka (para orangtua, khususnya) mengubah perlakuan dan pengasuhan terhadap mereka guna mencapai keseimbangan. Mengabaikan pola-pola baru ini akan kemungkinan besar berarti menciptakan ketidakseimbangan dan frustasi dalam benak dari kehidupan baru yang berharga ini.


Banyak anak-anak sekarang yang terkategorikan sebagai Anak Indigo, juga disebut ?Children of the Sun? oleh para ahli dari Amerika. Atau disebut juga sebagai ?Millennium Children?. Para ahli mengatakan lebih dari 90% (di lain buku menyebutkan lebih dari 80 %) dari anak-anak di bawah 12 tahun, dan beberapa mengatakan walau dalam persentase yang tidak besar terdapat Indigo dewasa. Anak-anak ini teridentifikasi melalui adanya karakteristik yang unik.
Mereka cerdas dan kreatif, namun bersifat sulit diatur pada kekuasaan dan sistem secara umum. Mereka sering disalahdiagnosa sebagai ADD (Attention Deficit Disorder = atau Gangguan Kekurangan Perhatian) atau ADHD (Attention Deficit Hyperaktive Disorder = Gangguan Hiperaktif Kekurangan Perhatian) yang membutuhkan terapi untuk mengatasi sifatnya.


Secara fisik dan emosional mereka sangat sensitif. Mereka juga sangat perhatian dan empati terhadap orang lain, juga beberapa menjadi terlihat tidak berperasaan. Anak Indigo dapat mudah marah dan kasar, mereka membutuhkan keyakinan bahwa dirinya diterima dan memerlukan konseling. Indigo juga mempunyai rasa depresi di usia muda jika mereka merasa tidak mengapa mereka dilahirkan atau merasa tidak mempu berbuat apa-apa untuk memperbaiki dunia.


Karakteristik Anak Indigo :
1. Mempunyai kesadaran diri yg tinggi, terhubung dengan sumber (Tuhan).
2. Mengerti jika dirinya layak untuk berada di dunia.
3. Mempunyai pengertian yang jelas akan dirinya.
4. Tidak nyaman dengan disiplin dan cara yang otoriter tanpa alasan yang jelas.
5. Menolak mengikuti aturan atau petunjuk.
6. Tidak sabaran dan tidak suka bila harus menunggu.
7. Frustasi dengan sistem yang sifatnya ritual dan tidak kreatif.
8. Mereka punya cara yg lebih baik dlm menyelesaikan masalah.
9. Sebagian besar adalah orang yg menimbulkan rasa tidak nyaman.
10. Tidak bisa menerima hukuman yang tanpa alasan, selalu ingin alasan yang jelas.
11. Mudah bosan dengan tugas yg diberikan.
12. Kreatif.
13. Mudah teralihkan perhatiannya, bisa mengerjakan banyak hal bersamaan.
14. Menunjukan intuisi yang kuat.
15. Punya empati yang kuat terhadap sesama, atau tidak punya empati sama sekali.
16. Sangat berbakat dan rata-rata sangat pintar.
17. Saat kecil sering diidentifikasi menderita ADD / ADHD (Atenttion Defisit Disorder = susah        konsentrasi) / ADHD (Attention Defisit and Hyperactive Disorder = hiperaktif).
18. Mempunyai visi dan cita-cita yang kuat.
19. Pandangan mata mereka terlihat, bijaksana, mendalam dan tua.
20. Mempunyai kesadaran spiritual atau mempunyai kemampuan psikis.
21. Mengekspresikan kemarahan dan mempunyai masalah dengan menahan amarah.
22. Membutuhkan dukungan untuk menemukan diri mereka.
23. Berada di dunia untuk merubah dunia, untuk membantu kita hidup dalam keharmonisan dan damai antara yg satu dengan yg lain dan meningkatkan getaran planet.



Karakteristik Indigo Dewasa
1. Mereka pintar walaupun tidak selalu berada di tingkatan paling atas.
2. Kreatif dan sangat menikmati menciptakan sesuatu.
3. Selalu ingin tahu kenapa, khususnya jika mereka disuruh melakukan sesuatu.
4. Muak akan pekerjaan yang banyak dan berulang-ulang di sekolah.
5. Pemberontak di sekolah, menolak mengerjakan tugas dll. atau ingin memberontak tapi tidak berani karena ada tekanan dari orang tua.
6. Punya masalah dengan keberadaan, seperti tidak diterima, atau terasing. Biasanya menimbulkan perasaan ingin bunuh diri, tapi tidak benar-benar melakukannnya.
7. Punya masalaha dengan amarah.
8. Tidak nyaman dengan politik karena merasa suara mereka tidak dihitung, dan tidak peduli dengan hasil yang keluar.
9. Frustasi dengan budaya Amerika tradisional.
10. Tidak terima bila hak-hak mereka diambil atau diinjak-injak.
11. Punya hasrat yang membara untuk merubah dunia, tapi kesulitan menemukan jalurnya.
12. Mempunyai ketertarikan akan hal spiritual dan kemampuan psikis saat usia muda.
13. Punya beberapa “Role model” Indigo.
14. Punya intuisi yang kuat.
15. Punya sifat atau jalan pikir yang tidak biasa, sulit fokus pada tugas, atau meloncat-loncat di tengah pembicaraan.
16. Pernah mengalami pengalaman spiritual, psikis dll.
17. Sensitif terhadap yg berhubungan dgn listrik.
18. Mempunyai kesadaran akan dimensi lain.
19. Secara seksual sangat ekspresif atau malah menolak seksualitas aga bisa mencapai kesadaran spiritual yang lebih tinggi.
20. Mencari arti hidup mereka dan mengerti tentang dunia, mereka bisa mencarinya dengan melalui agama, buku dll.
21. Waktu mereka merasa diri mereka seimbang, mereka akan menjadi kuat, sehat, dan individu yang bahagia.



Sumber :http://hendynoize.net/2009/11/15/pengertian-tentang-anak-indigo-dan-karakteristiknya/

Sabtu, 14 Mei 2011

TUGAS 2 (Bhs.Indonesia)


Kesehatan adalah hal yang paling utama dalam kehidupan manusia. Tubuh dan jiwa yang sehat akan membuat aktifitas berlangsung dengan baik. Akan berbeda halnya jika kita sakit, segala aktifitas dan kegiatan yang kita lakukan terasa tidak nyaman dan tidak akan sempurna hasilnya. Mensana en corporae sano yaitu dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat, mungkin itu kata yang tepat untuk memaknai kesehatan.

Pada dasarnya pengobatan sudah ada pada zaman dahulu, berbagai cara telah ditempuh oleh manusia untuk dapat mengobati berbagai macam penyakit. Semakin berkembangnya zaman maka cara pengobatan pun semakin maju. Disamping itu pun pada akhirnya penggunaan zat kimia digunakan untuk mengobati manusia. Melihat dari sisi negatifnya obat-obatan yang mengandung zat kimia dapat menimbulkan efek samping terhadap tubuh manusia. Disebabkan karena hal itu, banyak masyarakat yang beralih mengkonsumsi obat herbal setelah mereka merasa obat herbal lebih aman untuk dikonsumsi.

Seiring perkembangan zaman maka paradigma masyarakat dari waktu kewaktu menganggap bahwa obat herbal lebih aman untuk dikonsumsi tanpa mengandung zat kimia dan efek samping jika dikonsumsi untuk jangka panjang, maka semakin banyak pula masyarakat yang mengkonsumsi obat-obatan herbal sebagai sarana pengobatan yang ada seperti mengkonsumsi jintan hitam, minyak zaitun, madu, buah mengkudu,dan lain-lain.

Walaupun saat ini banyak masyarakat yang menggunakan obat herbal akan tetapi masih banyak pula masyarakat yang belum mengetahui informasi secara detail dari manfaat obat herbal tersebut. Sehingga dibutuhkannya media informasi yang lebih luas kepada masyarakat agar obat herbal tersebut dapat lebih dikenal. Selain itu banyak toko-toko herbal yang sudah ada, namun pemasarannya masih belum maksimal. Untuk mengatasi hal tersebut maka penulis ingin merancang toko online (e-commers) berikut penjelasan terhadap beberapa tanaman herbal, yang diharapkan dapat meningkatkan pemasaran terhadap obat-obatan herbal, sekaligus memberikan informasi dari beberapa tanaman herbal berikut manfaatnya.

Selasa, 03 Mei 2011

Analisis Jurnal UG “PROSES PENGOLAHAN AIR BUANGAN INDUSTRI TAPIOKA”

Nama Kelompok : Muhammad Mikdar (11108344)
Nandang Rahmansyah (11108400)
Tri fajar subekti (11108961)
Kelas :3ka09

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penurunan kadar zat pencemar air buangan industry tapioka terhadap waktu aerasi, tekanan udara yang di aerasikan, dan konsetrasi lumpur aktif
Penyusun Budi Samntoso
Fakultas Tekhnik industri Universitas Gunadarma

Latar Belakang Industri tapioka adalah tergolong industry yang dikelola dalam bentuk industry kecil, industry menengah maupun industry besar, di Indonesia industry tapioka ini terdapat di berbagai daerah dalam potensi yang cukup besar

Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahaya buangan limbah tapioka yang masih mengandung BOD dan COD yang cukup tinggi bahayanya bila langsung dibuang ke perairan maka akan merusak perairan tersebut Karena akan kekurangan oksigen sehingga terjadi proses an-aerob

Metode Penelitian penelitian ini dilakukan di laboratorium LPP UPN YOGYAKARTA, dengan variable pengaruh waktu aerasi terhadap penurunan zat pencemar air buangan tapioka, pengaruh udara yang diaerasikan terhadap penurunan kadar zat pencemar air buangan tapioka, dan pengaruh konsentrasi lumpur aktif terhadap penurunan kadar zat pencemaran air buangan tapioka

Kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan waktu aerasi yang lama akan menurunkan kadar zat pencemar air buangan tapioka.

Sumber : UG JURNAL vol.5 no1 tahun 2011 hal 18